Friday, November 16, 2012

5 Tips Memperindah Bentuk Pantat

Tuntutan pekerjaan yang mengharuskan Anda untuk duduk berjam-jam tidak hanya mengganggu kesehatan Anda. Duduk berjam-jam juga dapat merubah bentuk fisik Anda khususnya di bagian pantat. Otot-otot di pantat bisa mengalami penyusutan akibat kebanyakan duduk.

Para ahli menuturkan duduk selama berjam-jam di belakang meja kantor bisa membentuk ‘pantat meja’ atau desk derriere. Peneliti dari Tel Aviv University menganalisis pantat dari orang yang tidak aktif. Ditemukan otot-otot gluteal di dalam pantat jadi menyusut dan membuatnya tidak aktif, serta otot-otot flexor yang terletak di depan pinggul menjadi ketat dan bekerja melebihi waktu. Hal lainnya ada kecenderungan lemak terakumulasi di dalam sel adiposa dan otot-otot pantat.

Bagian tubuh yang mendapat tekanan lebih besar secara konstan cenderung menimbun lemak lebih cepat dibanding bagian lain. Itulah sebabnya, jika seseorang banyak duduk cenderung memiliki pantat yang lebih lebar.

Otot-otot kunci yang menjaga bentuk pantat seperti gluteus maximus, gluteus medius dan gluteus minimus menjadi kurang aktif karena lemahnya massa otot. Padahal otot-otot gluteus ini memiliki peran penting dalam menstabilkan gerakan panggul, punggung bagian bawah dan kaki.

Rendahnya aktivitas fisik yang dilakukan dan pola makan buruk adalah penyebab utama terbentuknya ‘pantat meja’, tapi ada juga faktor-faktor lain yang berperan seperti metabolisme di dalam tubuh.

Jika pekerjaan menuntut seseorang untuk selalu berada di depan komputer selama berjam-jam, ada baiknya sering-sering berjalan sesaat seperti ambil minum atau ke kamar mandi, serta lakukan peregangan untuk menghindari bentuk ‘pantat meja’ dan mempertahankan rupa pantat yang indah.


1. Lakukan gerakan jongkok dan berdiri dengan kaki maju di depan dalam posisi ditekuk. Ini merupakan cara terbaik untuk membentuk bagian belakang Anda. Rapatkan kedua kaki dan berjongkoklah perlahan seperti Anda sedang duduk di kursi yang tak terlihat. Turun perlahan-lahan hingga kaki Anda tak bisa bergerak lagi. Ulang gerakan ini 10 hingga 20 kali. Untuk gerakan jongkok terakhir pertahankan posisi berjongkok selama mungkin.

Gerakan berjongkok dengan satu kaki ke depan merupakan latihan penting untuk membentuk bagian pantat dan sekitarnya. Berdiri dengan satu kaki di depan, dan yang satunya di belakang. Tekuk lutut dan pindahkan berat badan ke depan. Tahan agar kaki belakang Anda bertahan di lantai. Ulangi gerakan ini selam 10 hingga 20 kali, lalu ganti kaki. Latihan ini berfungsi untuk membentuk bagian otot pantat dan membantu mengencangkannya.

2. Hindari duduk berlama-lama dengan memastikan Anda beranjak dari meja kerja setiap beberapa jam sekali. Duduk berjam-jam terbukti membawa efek buruk buat tubuh, khususnya bagian pantat. Lakukan beberapa kali gerakan jongkok-berdiri atau hanya sedikit perenggangan tiap beberapa jam. Pasang timer agar Anda ingat untuk melakukan gerakan ini di antara waktu-waktu Anda bekerja. Ini bukan hanya membantu menjaga pantat Anda, tapi juga membantu meredakan keregangan dari bagian tubuh yang lain.

3. Lakukan latihan pengencangan. Anda butuh ruang untuk latihan ini. Buat posisi merangkak lalu angkat satu kaki perlahan-lahan ke atas sampai otot Anda terasa tertarik. Lakukan gerakan ini 10 hingga 20 kali untuk masing-masing kaki. Saat Anda melatih bagian pantat Anda dengan gerakan ini, lengan yang menahan tubuh Anda juga jadi kuat.

4. Kelebihan berat badan juga memperburuk bagian pantat. Lemak menutup otot dan dan membuat bagian pantat turun. Tubuh kurus dan langsing justru lebih baik dalam melawan gravitasi. Walau Anda melakukan latihan tiap hari, tapi jika berat badan Anda tetap berlebih, kerja keras itu hanya akan sia-sia. Diet rendah lemak dan tinggi protein serta mengkonsumsi vitamin bisa jadi cara terbaik untuk memerangi lemak-lemak yang bergelantungan di tubuh. Jangan lupa ubah pola makan Anda.

5. Hindari mengenakan celana ketat. Bukannya membuat pantat Anda menonjol, celana ketat justru dapat membuat bentuk tak rata dan melesak. Saat Anda sedang memperbaiki bagian pantat, kenakan busana yang longgar di bagian pantat. Jika Anda memiliki pantat rata pertimbangkan untuk mengenakan celana dalam berbusa. Tapi bagi Anda yang memiliki pantat terlalu lebar atau besar, gunakan busana yang longgar dan tonjolkan bagian lain dari tubuh Anda yang memiliki daya tarik.

Dari berbagai sumber